Langsung ke konten utama

Makalah Menyelaraskan Tahapan Embriologi Antara Ilmu Sains dan Al-Quran




Menyelaraskan Tahapan Embriologi Antara Ilmu Sains dan Al-Quran
            Setiap manusia di dunia ini pasti dilahirkan dari rahim seorang ibu. Di dalam rahim seorang ibu terdapat proses – proses pembentukan menjadi sebuah janin. Dalam dunia sains hal tersebut disebut sebagai proses embriologi. Dalam kamus kedokteran embriologi berarti ilmu tentang asal muasal dan perkembangan individu mulai dari pembuahan oosit sampai akhir minggu kedelapan perkembangan, dan bila diperluas, selama masa perkembangan prenatal. Embriologi berasal dari kata embrio dan logos yang berarti tingkat perkembangan awal dan ilmu. Ada pula yang disebut dengan konsepsi yang dapat melukiskan perkembangan tersebut dalam setiap tahap.
            Suatu ilmu pengetahuan baik ilmu eksakta, sosial, maupun sains akan mengalami peningkatan dan perkembangan dari masa ke masa. Sama halnya dengan  perkembangan embriologi. Perkembangan ilmu embriologi dimulai dari masa Aristoteles sekitar tahun 322-384 SM. Banyak teori – teori yang berkembang dan di ungkapkan oleh beberapa ahli pada zaman sekitar itu. Seperti teori epigenesis, preformasi, rekapitulasi, pangenesis, konsep germ plasm, teori germ layer, teori mosaik, sampai  teori organizer. Teori–teori tersebut bekembang sampai sekitar tahun 1941 M. Masih terbilang awal dalam penguak sebuah ilmu pengetauan.
            Dr. Keith L Moore yang terkenal sebagai guru besar embriologi sudah mengkaji ilmu embriologi sudah sekitar 60 tahunan, ia pernah ditanya beberapa puluh pertanyaan seputar embriologi, lalu ia mengatakan “Jika saya ditanya pertanyaan seperti ini pada saat 30 tahun yang lalu maka saya akan menjawab kurang dari 50% pernyataan tersebut “. Hal ini menjadi salah satu referensi kita bahwa benar ilmu embriologi berkembang secara bertahap. Banyak pengakajian dan hal- hal baru yang ditemukan ilmuan mengenai proses pembetukan embrio tersebut. Pengkajian proses pembentukan manusia ini banyak menguak rahasia Tuhan tentang bagaimana proses pembentukan manusia, yang sudah Tuhan ciptakan beribu-ribu tahun silam.
            Manusia mengkaji embriologi baru – baru ini tetapi Allah SWT sudah memberikan petunjuk proses penciptaan manusia pada Al- Qur’an nur karim, yang sudah turun sekitar berabad-abad lalu. Allah SWT sudah merancang segala sesuatu ciptaannya termasuk proses pembentukan manusia secara rapih dan apik dalam Al-Qur’an. Tetapi ada pihak – pihak yang meragukan isi kandungan Al-Quran, bahkan Dr. William Campbell dalam dialog Al-Quran vs Injil mengatakan bahawa Al-Quran memiliki kesalahan ilmiah.
            Dr. William Campbell menafsirkan Qur’an dengan tidak cermat, ia mengartrikan suatu makna kata secara sepihak. Padahal apabila kita mengkaji suatu makna bahasa terlebih lagi Al-Quran kita harus mengetahui untuk siapa makna itu diutarakan. Al-Quran adalah suatu pedoman bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini dari masa ke masa, bukan hanya bangsa arab pada saat itu. Seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran surat Ibrahim ayat lima puluh dua, Al-Baqoroh ayat 185, Az-Zumar ayat empat puluh satu, Al-Anbiya ayat seratus tujuh bahwa Al-Quran diturunkan untuk seluruh umat manusia. Itu adalah salah satu kesalahan Dr. William Campbell dalam mengkaji Al-Quran, tidak dapat mentafsirkan ayat Al-Quran dengan tepat.
            Al-Quran telah menjelaskan tahapan dari Embriologi secara detail. Perkembangan seorang manusia dimulai dengan pembuahan suatu proses dimana spermatozoa dari pria dan oosit dari wanita bergabung membentuk suatu organisme baru yaitu zigot. Hal tersebut sudah dijelaskan dalam Al-Quran surat As-Sajadah surat ke tiga puluh dua ayat delapan yang artinya ”Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari sari pati yang hina (air mani)” dan juga dalam surat Al-Insan surat ke tujuh puluh enam ayat dua yang artinya “Sungguh, kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur (bercampur antara benih laki-laki dan wanita) yang kami hendak mengujinya , karena itu kami jadikan dia mendengar dan melihat”.Ayat–ayat tersebut  menjelaskan tahapan awal dan dasar dari proses embriologi,tetapi kita sudah dapat merasakan kuasa dan keagungan Allah SWT.


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhj3Cz_ijiEwbANwLFGg2SGpOHr-xbc7VEEmlyuX8Lzjb-e0ttvS_y2QbVfwgKpeK_UhNm7dqpop8gfTiS6EkigsUco033Z3_4eOTS5bQ6x_rCTmVh74TJww_Gv6ie0DCHFZNqVgPIV3Rb8/s400/aya.bmp 



“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati yang (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami balut dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.”(Q.S. Al-Mu'minun, 23: 12-14)

Penggalan ayat suci diatas menjelaskan tentang proses pembentukan manusia. Setelah penjabaran saya diatas tentang perkembangan awal yaitu pembentukan zigot, dan merajuk pada ayat di atas bahwa sari pati tersebut akan disimpan dalam tempat yang kokoh yaitu rahim. Rahim memiliki bentuk yang hampir menyerupai bentuk buah pir. Organ ini tidak terlalu besar karena panjangnya hanya 7,5 sentimeter dan lebar pada bagian terbesar hanya 5 senti meter. Rongga tengahnya berukuran kecil dan hanya dapat diisi 2-5 mililiter air. Berat keseluruhan organ ini hanya sekitar 20 gram. Walaupun kecil dan ringan organ tubuh ini mampu menghidupi sekawanan kecil sel untuk berkembang menjadi seorang manuisa yang terdiri atas puluhan triliun sel. 
Keajaiban rahim tempat yang sangat kokoh ini barulah benar-benar akan terbukti jika terjadi kehamilan. Pada saat kehamilan, rahim akan mengalami perubahan yang benar-benar mengagumkan. Volume rongganya yang tadinya hanya 2-5 mililiter dapat membesar sampai 7 liter. Ini berarti volumenya akan bertambah sebesar lebih dari 2500 kali lipat. Beratnya pun yang tadinya hanya 20 gram sebelum masa hamil akan menjadi 1440 gram atau akan bertambah 72 kali lipat. Disamping berlipat ganda dari segi jumlahnya, serabut otot rahim akan bertambah panjang lebih dari dua kali lipat yaitu 0,2 milimeter ke 0,5 milimeter
 Secara anatomis rahim ( urterus wanita ) terletak di daerah yang sangat aman, karna rahim wanita dilindungi dari berbagai sisi. Mulai dari bagian depan yang dilindungi oleh dinding abdomen beserta otot-otot ligamennya. Bagian belakang dilindungi oleh tulang vetebrata, sementara lapisan otot rahim tersebut beserta cairan amniotinya yang akan meredam getaran dan guncangan di dalamnya.Otot rahim sendiri merupakan otot polos yang memiliki karakteristik sangat kuat dan elastis. Dari penjabaran tersebut menunjukan bahwa rahim adalah tempat yang kokoh dan tepat untuk menyimpan seorang calon manusia, sama halnya yang Al-Qur’an terangkan pada penggalan ayat diatas.
Setelah tahapan tersebut dalam surat Al-Mu’minun dikatakan bahwa tahapan selajutnya adalah tahapan Alaqoh. Alaqoh dapat diartikan menjadi beberapa makna seperti segumpal darah, sesuatu yang menggantung atau menempel kepada sebuah benda, dan juga lintah. Sekilas istilah-istilah tersebut tidak berkaitan dengan proses pembentukan manusia atau embriologi tetapi akan kita kaji ulang.
 Pada minggu ke tiga fase perkembangan embrio saluran jantung akan bergabung dengan pembuluh darah untuk membentuk sistem kordiovaskular primodial. Selanjutnya pada akhir minggu ke tiga darah akan mulai bersirkulasi dan jantung mulai berdetak pada hari ke-21. Yang akan kita fikirkan pertama kali tentang sesuatu yang menggantung pasti adalah tali pusar. Lalu  telah kita ketahui bersama bahwa tali pusar terbentuk dari tanggkai yang terhubung, yang terbentuk bersamaan dengan embrio. Terkait dengan embrio yang terhubung digambarkan oleh John Allan dan Beverlly Kramer sebagai objek yang  “menggantung” pada perkembangan embrio dalam coleom ekstra embrio. Jadi dapat kita tarik kesimpulan bahwa embrio yang menempel atau menggantung berupa gumpalan darah, hal tersebut sama seperti makna dari alaqoh itu sendiri segumpalan darah dan sesuatu yang menggantung.
Setelah itu alaqoh juga bisa diartikan sebagai lintah. Apabila kita melihat pembentukan janin pada hari ke 25 maka kita akan melihat bentuk janin yang akan menyeruapi lintah. Dr. Keith L Moore pernah berkata bahwa “ Saya tidak tau bahwa tahap awal dari embrio sama seperti seekor lintah” lalu ia pergi ke laboratorium dan ia menganalisa tahap embrio dibawah mikroskop dan membandingkannya dengan gambar seekor lintah, dan ia tercengang akan kemiripannya. Selain bentuknya yang sama menyerupai lintah, embrio juga mempunyai sifat yang mirip dengan lintah. Seperti menghisap darah, embrio mendapatkan suplai darah dari ibunya yang seakan akan embrio mengambil atau menghisap darah dari ibunya. Sama halnya seperti lintah yang akan menghisap darah dari seseorang yang ia tempeli. Terbukti bahwa alaqoh memiliki karakteristik yang sama dalam proses pembentukan manusia.
“Dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang”, dari penggalan ayat diatas maka fase selanjutnya adalah fase mutgah atau pembentukan tulang. Fase tersebut semacam sesuatu yang “ dikunyah”. Daging yang dimaksud tidak lain hal tersebut adalah pencitraan dari tulang belakang. Awalnya sistem rangka berkembang dari mesoderm ( lapisan somatik) paraksial, lempengan lateral serta dari krista neuralis. Mesoderm paraksial membentuk sederet balok-balok jaringan bersegmen yang dikenal dengan somitomer di daerah kepala dan somit. Somit akan berdeferensiasi menjadi ventromedial,sklerotom dan satu bagian dordolateral.  Pada akhir minggu ke empat sel-sel sklerotom akan berubah menjadi polimorf dan membentuk masenkim. Dari masenkim ini lah akan terbentuk fibroblas,kondrobals dan osteoblas yang tidak lain adalah sel pembentuk tulang.
 Setelah semua proses pembentukan manusia, lalu bagaimana mengidentifikasi terbentuknya janin tersebut wanita atau laki-laki. Menurut penelitian ilmiah yang berpengaruh pada jenis kelamin janin yang  adalah sperma laki-laki. Lewat pengamatan mikroskopis dapat diketahui bahwa sel-sel sperma akan  mempunyi 23 pasang kromosom yang terdiri dari kromosom seks tipe X dan kromosom seks tipe Y. Ovum pula mempunyai 23 pasang kromosom akan tetapi  tipe kromosom seks ovum hanya tipe X dan tidak memiliki kromosom tipe Y. Oleh sebab itu agar jenis kelamin janin tersebut menjadi laki-laki maka harus terbentuk kromosom tipe XY  dan apabila wanita harus terbentuk kromosom tipe XX. Maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa yang membedakan janin tersebut wanita atau laki-laki adalah kromosom Y yang didapat dari sel sperma. Hal ini pula telah termaktub dalam Al-Quran surat An-Najm surat ke lima puluh tiga ayat 45-46 yang artinya”Dan sesungguhnya dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan dari mani apabila dipancarkan”  lalu dalam surat ‘Abasa surat ke delapan puluh ayat 19 yang artinya “ Dari setetes mani Dia menciptakannya dan menentukannya” .

Dari fase – fase yang telah dijabarkan diatas, terbukti bahwalah  Al-Quran benar dalam menjabarkan proses – proses pembentukan manusia. Hal tersebut pula mendapat pengakuan dari seorang ahli embriologi di barat yaitu Dr. Keith l Moore dalam bukunya Devolfing Human” Evolusi embrio dalam rahim ini merupakan suatu peristiwa maha dasyat, bagaimana menakjubkannya Tuhan merajut setitik protoplasma dan menjadi berkembang bilyunan sel-sel Yang terorganisir serta terspesialisasi menjadi organisme manusia yang utuh”. Beliau pula mengakui kebesaran Al-Qur’an dalam menjelaskan proses embriologi, beliau berkata “ Deskripsi tentang embrio dalam Al-quran tidak mungkin bisa diketahui oleh ilmu pengetahuan pada abad ke 7 M. Satu-satunya alasan yang masuk akal adalah wahyu yang diturunkan Allah melalui Muhammad”.  
Proses perkembangan manusia ini hanya sedikit dari banyak sekali keagungan Allah SWT. Dalam surah Al-Ankabut ayat 19-20 telah Allah jelaskan kembali yang artinya “ Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaanya, dan kemudian mengulanginya lagi(kembali). Sesungguhnya, yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Katakanlan,”Berjalanlah di(muka) bumi dan perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan manusia kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Allah mengazab sesiapa yang dikendaki-Nya, dan hanya kepada Nyalah kamu akan dikembalikan.”. Ayat ini menjadi renungan kita bersama dan mempertebal iman kita terhadap sang pencipta.
Akan tetapi kenapa masih banyak pula orang-orang yang masih mengingkari atas kuasa Allah. Dalam surah Fushilat ayat 52 yang artinya “ Katakanlah bagaimana pendapatmu jika (Al-Quran) itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu mengingkarinya lalu siapakah yang lebih tersesat daripada orang yang selalu dalam peyimpangan yang jauh?” . Lalu dalam surah Fusilat kembali ayat 53 yang artinya “Kami akan perlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan, kamu di segenap ufuk dan diri mereka sendiri,sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar”. Semoga kita tidak termasuk kedalam golongan-golongan orang yang tersesat karena kita tidak menjalani petunjuk dari Allah SWT, yaitu Al-Qur’an. Dan mudah-mudahan dari fakta serta penjabaran diatas dapat meningkatkan iman islam yang ada dalam diri kita, Amin.

DAFTAR PUSTAKA  
Mushaf Al-Quran
Dorlan,W.A.Newman.2008.Kamus Saku Kedokteran Dorland. Jakarta : Buku Kedokteran EGC
Drews, Ulrich.1996. Atlas Berwarna dan Teks Embriologi. Jakarta:Hipokrates
Hall,E John.2011.Guyton dan Hall Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: Elsevier
Hutapea, M Albert. 2005. Keajaiban-Keajaiban dalam Tubuh Manusia. Jakarta:
PT. Gramedia Pustaka Utama
Sadler,TW. 2000.Embriologi Kedokteran Langman.Jakarta: Buku Kedokteran EGC
Tafsir Al-Qur’an Tematik. 2009.Kesehatan dalam Prespektif Al-Quran. Jakarta: Lajnah Pentashihan



Disusun oleh :
Anita Siti Fatonah
11141010000018
Kesmas 1 A
 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Keluarga Berencana dalam pandangan Etika Hukum dan Agama

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Keluarga Berencana atau KB awalnya dipelopori oleh individu yang menaruh perhatian serta kepedulian pada masalah kesehatan ibu dan anak. Pada awal abad XIX di Inggris dan Amerika dipelopori   oleh   Marie Stpoes dan Margareth Sanger. Sedangkan di Indonesia sebenarnya sudah banyak dilakukan untuk membatasi kelahiran secara tradisional. Seperti di Irian Jaya telah lama dikenal ramuan dari daun-daunan yang khasiatnya mencegah kehamilan. Di dalam tradisi masyarakat Hindu Bali sejak dulu nama anak hanya ada untuk empat orang saja, disangka ini adalah suatu cara untuk menganjurkan pasangan suami istri mengatur kelahiran anaknya sampai empat saja. Pada zaman modern di Indonesia keluarga berencana mulai dikembangkan dan dikenal sekitar tahun 1952. Pada tahun tersebut di Indonesia terdapat pelopor keluarga berencana yaitu dr. Sulianti Suroso yang menganjurkan para ibu di Yogyakarta untuk membatasi kelahiran. Lalu...

RESMUME ARTIKEL THE ROLE OF APPLIED EPIDEMIOLOGY METHODS IN THE DISASTER MANAGEMENT CYCLE

RESMUME  ARTIKEL  THE ROLE OF APPLIED EPIDEMIOLOGY METHODS IN THE DISASTER MANAGEMENT CYCLE Oleh : Anita St Fatonah         (11141010000018) Siti Nurohma               (11141010000081) Peran ilmu  kesehatan masyarakat dakam menghadapi keadaan yang darurat seprti bencana  yang berdampak besar bagi lingkungan dan masyarakat saat ini telah diperluas. Penerapan epidemiologi dalam situasi bencana merupakan hal tengah dikembangkan, hal tersebut juga dikenal sebagai epidemiologi bencana. Epidemiologi bencana dapat memberikan informasi yang dihunakan untuk menindaklanjuti pada pembuat kebijakan, perencanaan, komandan insiden, pengambil keputusan serta anggota masyarakat yang terkena dampak. Secara khusus epidemiologi bencana dapat meliputi penilaian kebutuhan dengan cepat, penganwasan, pelacakan, penelitian, dan evaluasi , serta dieksekusi dalam menga...

Tips-Tips Sukses SNMPTN Undangan

Hallo !!! Adik -Adik sekalian, mana nih yang udah kelas 12 ? pasti pada bingung ya mau nentuin PTN mana yang mau kalian pilih :). Okeh disini saya mau kasih sedikit kiat-kiat memilih PTN dalam salah satu test yang diadakan oleh pemerintah yaitu SNMPTN undangan. Buat sedikit Info dan referensi untuk adik-adik sekalian.  Hal yang harus diperhatikan diantaranya sebagai berikut ! 1. NILAI YANG SIGNIFIKAN     Karena dalam test ini panitia akan menentukan pantas tidaknya kita diterima di PTN tertentu berdasarkan nilai, so pasti dong nilai kita harus MEYAKINKAN okeh, jadi bukan hanya nilai yang tiggi saja tapi harus MEYAKINKAN. Tidak semua nilai Tinggi itu MEYAKINKAN ya teman-teman. Nilai yang biasanya meyakinkan itu biasanya signifikan, Contohnya : Semester I     = 78 Semester II    = 80 Semester III   = 81 Semester IV   = 84 Semester V    = 88 oke guys, nilai yang kayak gini nih yang m...